PKn kelas v

A. Negara Kesatuan Republik Indonesia

Perjuangan untuk meraih kemerdekaan bukanlah sebuah hadiah
yang diberikan oleh Negara Jepang yang telah menjajah Indonesia.
Bukan pula hadiah dari Belanda. Kemerdekaan juga bukan terjadi secara
kebetulan. Kemerdakaan hadir karena ada perjuangan. Perjuangan untuk
meraih kemerdekaan ini dilalui dengan pengorbanan yang cukup besar.  Tidak sedikit biaya yang dikorbankan. Bahkan banyak pejuang yang gugur  Dalam merebut kemerdekaan Indonesia.Berbagai bentuk  perlawanan untuk merebut kemerdekaan dari tangan  penjajah telah dilakukan. Meskipun saat itu perjuangan  banyak yang masih bersifat kedaerahan. Beberapa contoh  pahlawan yang ikut melakukan perlawanan terhadap penjajah  Belanda, antara lain sebagai berikut.
Berbagai bentuk perlawanan untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah telah dilakukan. Meskipun saat itu perjuangan banyak yang masih bersifat
kedaerahan. Beberapa contoh pahlawan yang ikut melakukan perlawanan terhadappenjajah Belanda,

1. Sultan Agung melakukan perlawanan di Mataram.

2. Sultan Hassanudin melakukan perlawanan diMakassar.

3. Sultan Ageng Tirtoyoso melakukan perlawanan di Banten dan Jakarta.

5. Imam Bonjol melakukan perlawanan di Sumatera Barat.

6. Pangeran Diponegoro melakukan perlawanan di Jawa.

7. Cut Nyak Diendan Teuku Umarmelakukan perlawanan di Aceh.

8. Pangeran Antasari melakukan perlawanan di Banjarmasin.

Selain itu, masih banyak pejuang yang tidak terhitung jumlahnya yang rela berkorban untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Mereka tidak ingin rakyat disiksa. Pada zaman penjajahan Belanda rakyat dipaksa untuk kerja rodi atau kerja paksa. Rakyat diharuskan menanam tanaman yang hasilnya sepenuhnya untuk kepentingan bangsa Belanda. Setelah lepas dari penjajahan Belanda, Indonesia dijajah oleh Jepang.  Jepang masuk Indonesia dengan membawa semboyan Gerakan Tiga A, yaitu ”Jepang Cahaya Asia, Jepang Pelindung Asia, dan Jepang Pemimpin Asia.” Namun itu semua hanya siasat agar mendapatkan simpati dari rakyat Indonesia. Semboyan Gerakan Tiga A ternyata tidak terbukti. Bahkan keadaan rakyat Indonesia lebih buruk dari sebelumnya. Rakyat Indonesia semakin sengsara. Untuk kepentingan perang, Jepang melakukan kerja paksa. Kaum laki-laki dipaksa bekerja di proyek-proyek pembangunan sarana militer. Kerja paksa itu dikenal dengan istilah romusha atau serdadu ekonomi. Jepang juga mengikutkan para pemuda Indonesia untuk dilatih dalam bidang kemiliteran, seperti Peta, Heiho , dan Seinendan . Semua itu bertujuan agar para pemudamau membantu Jepang dalamperang menghadapi sekutuPara petani juga dipaksa untuk menjual beras kepada Jepang. Tentunya dengan harga yang sangat murah. Beras itu digunakan untuk. Member makan tentara Jepang yang sedang berperang. Akibatnya,banyak petani yang mengalami kelaparan.

 

About arnawatisuri

mahasiswa UPY jurusan S1 PGSD
This entry was posted in PENDIDIKAN. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s