uji kompetensi guru

Pentingnya Uji Kompetensi Guru

oleh Suri Arnawati

Untuk meningkatkan kualitas guru, perlu dilakukan suatu sistem pengujian untuk guru. sejalan dengan kebijakan otonomi daerah, beberapa daerah telah melakukan uji kompetensi guru. Tujuan uji kompetensi guru ini adalah untuk mengetahui kemampuan guru, untuk kenaikan pangkat dan jabatan, untuk mengangkat kepala sekolah atau wakil kepala sekolah. Uji kompetensi guru dapat dilaksanakan nasional, regional, maupun lokal. Secara nasional dilakukan oleh pemerintah pusat untuk mengetahui kualitas dan setandar kompetensi guru dengan kaitanya pembangunan pendidikan secara keseluruhan. Secara regional dilakukan oleh pemerintah provinsi tujuanya sama hanya saja kaitanya dalam pembangunan pendidikan di provinsi masing-masing. Sedangkan secara lokal dapat dilakukan oleh daerah (kabupaten kota) tujuan sama hanya kaitanya pembangunan pendidikan di daerah masing-masing. Manfaat uji kompetensi guru adalah:

1. sebagai alat untuk mengembangkan standar kemampuan profesionalisme guru

berdasarkan hasil uji kompetensi guru dapat diketahui kemampuan rata-rata para guru. Aspek mana yang perlu ditingkatkan, siapa yang perlu mendapat pembinaan secara kontinu serta siapa saja yang mencapai setandar kemampuan minimal.

2. merupakan alat seleksi penerimaan guru

kriteria calon guru merupakan pedoman yang penting untuk memilih dan menentukan mana calon guru yang berkualitas dilakukan dengan profesional berdasarkan setandar kompetensi yang objektif berlaku secara umum.

3. untuk pengelompokan guru

guru dapat dikelompokan sesuai hasilnya, misalnya kelompok tinggi, sedang dan kurang. Untuk kelompok kurang perlu mendapatkan perhatian dan pembinaan.

4. sebagai bahan acuan dalam pengembangan kurikulum

kurikulum pendidikan mempersiapkan calon guru , harus dikembangkan berdasarkan kompetensi guru. Melalui proses inilah guru diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan tenang dan penuh tanggung jawab.

5. alat pembinaan guru

alat pembinaan guru untuk memperoleh guru yang kreatif, profesional  perlu ditetapkan jenis kompetensi yang perlu dipenuhi sebagai syarat agar seorang dapat diterima menjadi guru.

6. mendorong kegiatan hasil belajar

mendorong terciptanya kegiatan dan hasil belajar yang optimal. Guru yang teruji kompetensinya akan lebih mampu menciptakan pembelajaran yang  aktif, kretif dan menyenangkan sehingga mampu mengembangkan potensi peserta didik secara optimal.

sumber: E. Mulyasa.(2011). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA

About arnawatisuri

mahasiswa UPY jurusan S1 PGSD
This entry was posted in PENDIDIKAN. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s