CERPEN

Toleransi itu penting

oleh Suri Arnawati

Pagi itu udara sangat sejuk, kabut masi menutupi jarak pandang, daun-daun basah terkena tetesan embun pagi. Membuat seorang anak bernama Putu, yang terlahir dari sebuah keluarga seniman pemilik sebuah galeri seni bersemangat mengawali hari ini untuk beraktivitas kembali ke sekolah. Pagi ini, sebelum memulai aktivitas Putu menyempatkan diri untuk bersembahyang ke pure yang letaknya berada di belakang rumahnya. Dalam keseharianya keluarga Putu sangat patuh menjalankan kewajiban beragamanya meski tak lagi tinggal di Bali, tempat dimana kebanyakan orang memeluk agama Hindu. Setelah selesai bersembahyang, Putu pamit berangkat sekolah pada kedua orang tuanya. Tiba di sekolah Putu menemui Amin, sahabat karibnya. Untuk meminta maaf karena kemarin Putu tidak memenuhi undangan syukuran yang diadakan di rumah Amin. “Min, maaf yah kemarin sore aku tidak datang kerumahmu, kemarin aku ada acara di Pure ada pertemuan rutin” ungkap Putu. “oh yah tidak apa-apa ko” jawab Amin. Bel berbunyi tanda dimulainya pelajaran, para siswa bergegas masuk ke dalam kelas untuk memulai pelajaran. Ibu guru Ani masuk ke kelas. “selamat pagi anak-anak, bagaimana kabar kalian?,ibu harap baik semua yah” ucap bu guru. “Hari ini kita akan belajar PKN, baca buku paket PKN halaman 21 tentang toleransi umat beragama” ucap bu guru di depan kelas sambil membuka buku. Setelah para siswa membaca buku, ada salah satu siswa yang mengajungkan tangan dan bertanya pada bu guru Ani. “Bu, mengapa harus ada perbedaan di sekitar kita?”

Bu guru Ani agak sedikit kaget dengan pertanyaan salah seorang siswanya. Sejenak bu guru Ani terdiam sambil berfikir untuk menjawab pertanyaan itu. Bu guru Ani pun menjawab, Tuhan menciptakan manusia itu berbeda-beda, misalkan pebedaan dari bentuk fisik, suku, agama dan budaya itu ada tujuanya. Tujuanya adalah agar manusia bisa saling menghormati dan menghargai. Perbedaan bukan untuk dipermasalahkan tapi dengan perbedaan itulah kita bisa saling mengutkan dan bersatu untuk kemajuan dan kedamaian di dunia ini. Contohnya di Indonesia, ada banyak suku bangsa, bahasa, budaya dan agama. Tapi semua perbedaan itu bisa dipersatukan dan bisa meperkuat persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia. Jadi apa pun perbedaan diantara kalian, jangan dipermasalakan yah, tumbuhkan sikap toleransi saling menghargai dan menghormati diantara kalian. Karena hanya dengan cara itulah kita bisa membantu menjaga kedamaian dan keutuhan negara ini. Setelah mendengar jawaban bu guru, para siswa terdiam berusaha memaknai maksud kata-kata bu guru. Tidak terasa bel berbunyi tanda pelajaran telah usai. Demikian anak-anak pembelajaran kita hari ini, semoga bermanfaat ucap bu guru ani menutup pembelajaran hari ini. Murid-murid bergegas keluar untuk istirahat. Putu dan Amin duduk di depan kelas. Disela-sela obrolan mereka ada sesuatu yang terjadi di lorong kelas terdengar suara tangisan anak perempuan. Mendengar tangisan itu Amin dan Putu bergegas mendekati sumber suara tangisan tersebut. Amin dan Putu mendekati kerumunan anak-anak perempuan yang sedang mengejek Cindy sampai menangis. Teman-teman  mengganggap Cindy berbeda dari yang lain, hal itu sangat wajar karena Cindy memang orang Papua yang dari segi fisiknya sudah berbeda dengan anak-anak yang lainya. Melihat hal itu Amin dan Putu menghentikan ulah kawan-kawan mereka yang membuat Cindy menangis. Apa kalian tadi lupa perkataan bu guru, kita harus saling toleransi, harus menghormati dengan segala prbedaan yang ada di dunia ini. Jangan malah diolok-olok jadi bahan ejekan, apapun itu tetap ciptaan Tuhan, kalau kalian menghina Cindy berarti kalian menghina ciptaan Tuhan ucap Putu dan amin. Stelah mendengar kata-kata Putu dan Amin, kerumunan anak perempuan yang mengejek Cindy terdiam dan perlahan membubarkan diri. “Terimakasih yah, kalian sudah menolong aku” ungkap Cindy. “yah sama-sama Cindy, kita kan sesama manusia harus saling menolong. Setelah kejadian itu Cindy tak lagi diejek oleh teman-temanya, mereka ingat dengan pesan bu guru kalau harus saling toleransi, saling menghormati apapun perbedaanya.

About arnawatisuri

mahasiswa UPY jurusan S1 PGSD
This entry was posted in CERPEN. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s